YOUR LUCKY NUMBER

Tampilkan postingan dengan label INDONESIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INDONESIA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 April 2013

It's UN syndrome !!!



Assalamualaikum, hari ini tanggal berapa? iyaaaak 13 dan itu tandanya H-2 Ujian Nasional untuk tingkat SMA/sederajat kan? hayoloh yakin pada lulus nggak hayolooh :))

buat yang ngerasain hal yang satu ini mungkin seperti sedang bermain slender man di ruangan gelap sendirian di malam hari, deg-degan pasti! gue saranin kalian yang mengalami demam un ini untuk minum Kopik* white coffee karena itu nggak bikin deg-degan. *apaansih


Gue masih heran sama keputusan mentri pendidikan tentang adanya ujian nasional dengan 20 paket soal ini, bahkan katanya jika ada murid yang mengalami kerusakan *biasanya basah dan robek* kertas ujiannya maka akan diganti lagi dengan kertas ujian yang baru tapi berbeda soalnya cmiw.. Apa mereka tidak berfikir gimana rasanya jika ada di posisi murid-murid itu, bayangkan jika sudah susah-susah mengerjakan soal serta mengisi data diri di lembar jawaban itu dan tiba-tiba saja lembar jawabanya rusak lalu diganti dengan kertas dan soal yang baru tapi beda soalnya, tidak hanya merugikan di segi waktu loh itu tapi jika dilihat dari sudut pisikologisnya juga berdampak besar sekali, hanya dengan mendengar jika UN 20 PAKET SOAL saja mereka sudah galau minta ampun dan mengumbar-umbarnya di social media, semoga aja tidak ada yang sampai stres lalu bunuh diri gara-gara ini kan jadi nggak bagus aja keliatanya.

Jika ini memang solusi baru yang diberikan apakah tidak bisa agar jangan mempersulit murid-murid yang akan ujian itu, kalo menurut gue sih ini malah memperburuk keadaan tapi mungkin bapak-bapak di kemendikbud itu mempunyai tujuan yang baik yang belum bisa terfikir oleh gue yang masih bau kencur dan baru lulus tahun kemarin ini hehe it just my opinion ya.

contoh LJK tahun sekarang yang mempunyai barcode


Hingga saat ini gue masih aja mergokin beberapa yunior-yunior unyu yang masih saja bermain social media entah itu di twitter atau facebook, satu pertanyaan gue, apakah mereka nggak belajar atau sudah pasrah sama apa yang terjadi nantinya ya hmm atau mungkin untuk mengurangi beban yang merka hadapi saat ini, bisa saja. Selain ada yang acuh tak acuh dengan cara masih saja bermain-main menjelang UN ada pula yang sifatnya berubah 180% kenapa gue bilang begitu? karena hari ini ada beberapa yunior gue yang tiba-tiba meminta agar jika dulu mereka mempunyai kesalahan agar bisa gue maafin haha maaf yak adik-adik yang unyu bukanya gue mau menggurui kalian tapi jika hanya karena hal ini kamu tiba-tiba melakukan hal itu agak sedikit aneh, apalagi kalo yang menjadi lebih sering berdoa kepada tuhan pada saat ini hanya untuk diberikan kemudahan agar lulus ujian, kesannya itu seperti anda hanya memohon dan berubah jika ada maunya saja, tapi maaf gue yakin nggak semua dari kalian yang seperti itu kok, no hurt feel ya :) 

 Hari pertama ujian nanti diawali sama pelajaran bahasa indonesia kan? jangan terlalu menganggap enteng pelajaran itu, karena seringkali banyak murid-murid yang terkecoh oleh soal-soal yang panjangnya sepanjang jalan kenangan ini -__- yaa solusinya jangan terburu-buru dalam mengerjakan dan tetap teliti. 

Hari kedua ada dua pelajaran, yang pertama sesuai jurusan masing-masing dan yang kedua adalah bahasa inggris, nah untuk bahasa inggris ini harus lebih hati-hati di listening sectionnya karena bicara si orang yang ada di radio kadang nggak nyantai belum lagi jika suasana lingkungan nggak kondusif nih harus lebih tenang dan fokus pokoknya. 

Hari ketiga ini nih yang gue juga dulu sempet ngerasain kenapa kok ada mata pelajaran ini sih, math! hitung menghitung hadeeh gue juga sama seperti kalian yang kadang nggak mudeng sama rumus-rumus pelajaran ini haha yaa berdoa aja semoga yang bochor bochor bisa membantu nantinya dan jangan sekali-sekali gunain trik "mana jawaban yang paling bersinar". hehehe

 naskah soal buat UN 2013 ini

pokoknya untuk tiga hari itu kalian harus mawas diri ya, serahin semuanya sama tuhan dan percaya bahwa nantinya  
SISWA SISWI SD/SMP/SMA/SEDERAJAT TAHUN 2013 AKAN LULUS UJIAN NASIONAL !!! :D semangat buat yunior-yunior unyu dan inget ini baru ujian awal, jika kalian mau melanjutkan ke jenjang kuliah masih ada hal yang sama seperti ini, ujian skripsi/tugas akhir !! dan gue nantinya akan merasakannya so jangan senang dulu jika nanti lulus ya, ini baru awalan dan kalian jangan langsung puas sama hal itu.

dan buat temen-temen yang nantinya belum ditakdirkan untuk dimudahkan jalannya dalam ujian nasional ini, kamu harus ingat bahwa lebih baik tidak lulus ujian nasional daripada tidak lulus dalam ujian kehidupan. *cheers

*amit-amit ya hahaha



Jangan lupa belajar ya dek, susul kita angkatan atasmu di dunia kampus sini :) byee wassalamualaikum..






Sumber Gambar
Sumber Gambar

Sabtu, 03 November 2012

Bambu Gila, Permainan mistik Indonesia


Sesuai judul, apakah kalian tau apa itu bambu gila? sebagian gue yakin sudah mengetahui tentang permainan tarian yang berasal dari daerah maluku ini, dan ini definisi dari om wiki....


"Bambu Gila adalah permainan rakyat dari warga Maluku.
Permainan ini melibatkan kekuatan supranatural untuk menjalankannya, walaupun tidak diperlukan ritual tertentu. Sebatang bambu dipegang oleh beberapa orang, lalu oleh seorang dukun bambu ini diberi mantera. Lama-kelamaan bambu ini terasa berat hingga orang-orang yang memegangnya berjatuhan ke tanah. Tidak hanya berat, bambu ini bergoyang ke kanan dan ke kiri mengikuti alunan musik. Pelaksanaannya biasanya diiringi dengan musik perkusi."

Cara mainnya itu membutuhkan sebuah Mantra, kemenyan, dan  enam sampai tujuh atau bahkan sembilan pria kuat yang nantinya akan bertarung melawan sebatang bambu dengan panjang sekitar 2,5 meter dan berdiameter 8 cm, merupakan pemandangan menarik yang bisa kalian liat ketika menyaksikan 'bambu gila' di Maluku ini. 

Bambu gila on action

Setelah menyaksikan pertunjukan ini, kalian pasti akan ngerasain pengalaman supranatural yang mungkin jarang atau belum pernah  dirasakan sebelumnya percaya deh. Tarian ini juga dikenal dengan nama Buluh Gila atau Bara Suwen. Pertunjukan ini bisa ditemui di dua desa yaitu Desa Liang, kecamatan Salahatu, dan Desa Mamala, kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Di Provinsi Maluku Utara, atraksi yang bernuansa mistis ini dapat dijumpai di beberapa daerah di kota Ternate dan sekitarnya.

 Bambu gila itu dikendalikan oleh gerakan tangan sang pawang yang memegang benda berasap. Jika tangan bergerak ke selatan, maka bambu itu akan bergerak ke selatan. Begitu juga jika tangan pawang bergerak ke arah barat, maka bambu akan bergerak ke arah barat dan untuk memulai pertunjukan ini sang pawang membakar kemenyan di dalam tempurung kelapa sambil membaca mantra dalam ‘bahasa tanah’ yang merupakan salah satu bahasa tradisional Maluku. ketika menggunakan jahe maka jahe itu dikunyah dahulu oleh pawang sambil membacakan mantra lalu disemburkan ke bambu. Fungsi kemenyan atau jahe ini untuk memanggil roh para leluhur sehingga memberikan kekuatan mistis kepada bambu tersebut. 

 Di bantu ya mbah...

Roh-roh inilah yang membuat batang bambu seakan-akan menggila atau terguncang-guncang dan semakin lama semakin kencang serta sulit untuk dikendalikan.

Dulu, di masa Kesultanan Ternate, penduduk menggunakan bambu gila untuk mendorong perahu kora-kora dari daratan ke laut. Beberapa orang mengapit bambu di lengan mereka dan berdiri di belakang kapal. Dengan jampian pawang, bambu pun memiliki kekuatan untuk mendorong kora-kora.

kekuatan bambu tidak hanya datang dari rapalan pawang yang berteriak "gila, gila, gila!" atau “Bara masuen (bambu gila),” “Dadi gogo (benar-benar jadi),” yang artinya bisa disimpulkan sih "Bambu gila! jadi betul-betul!" tapi ya itu, dipengaruhi "asap". Makin banyak asap, semakin besar juga kekuatan si bambu. 

 psstsppstss~ (mantra)

Untuk Bambu yang digunakan merupakan bambu lokal, namun proses memilih dan memotong bambu tidak sembarangan juga, karena dibutuhkan perlakuan khusus katanya. 

Pawang terlebih dahulu meminta izin dari roh yang menghuni hutan bambu tersebut. Bambu kemudian dipotong dengan melakukan adat tradisional, dan Bambu dibersihkan lalu dicuci dengan minyak kelapa kemudian dihiasi dengan kain pada setiap ujungnya.

 Dahulu, bambu langsung diambil dari Gunung Gamalama, gunung api di Ternate, Maluku Utara. Saat ini, tarian bambu gila bahkan sudah dipelajari dan dimainkan di luar pulau Maluku, hebat.

Daaaaan juga Kini fungsi bambu gila selain untuk tradisi, banyak juga di jadikan sebagai permainan tradisional, bahkan para turis yang datang kesana juga suka dengan permainan ini loh teman, nih liat..

  Hey bule-bule Y U pasang muka polos?


Ayo mister..kamu pasti bisa~



 Sorry bro, i'm out.. my encok was kumat




Jadi, apakah kalian bangga dengan negara kita indonesia ini? kalo gue sih bangga dengan budaya-budayanya, beraneka ragam :D

Banyak memang gadget-gadget baru yang bermunculan seiring perkembangan zaman, tapi itu tidak lebih mengasyikan ketimbang permainan-permainan tradisional kita, maka lestarikan budaya indonesia. kalau bukan kita, siapa lagi? #WeLoveIndonesia #CintaBudaya #CintaPermainanTradisional #CintaPacar :d 

satu lagi ! #JanganKlaimBudayaKami ! terimakasih udah baca yaa :)






Selasa, 22 Mei 2012

Sidak ATC Dahlan Iskan di Soeta airport (Miris)

assalamualaikum Wr Wb

Hello! gimana buat yang kelas 6,9 dan 12 lancar kan UN nya :D semoga kita semua lulus dengan nilai yang memuaskan AMIN! oh iya saya pribadi sebelumnya turut berduka cita atas musibah kecelakaan superjet 100 'sukhoi' yang terjadi minggu lalu, semoga yang menjadi korban bisa diterima di sisi tuhan Yang Maha Esa dan buat keluarga yang di tinggalkan agar diberikan ketabahan yang besar dalam menghadapinya.

Denger-denger penyebab kecelakaan itu pure kesalahan pilot nya ya? yang katanya menurunkan ketinggian pesawat menjadi 6 ribu meter :/ pilot nya sendiri adalah pilot terbaik yang dimiliki rusia tapi yaa walaupun pilot terbaik kalau belum pernah terbang di wilayah indonesia yang kalian tau banyak sekali gunung-gunung tingginya ini sama saja beliau terbang dengan mata tertutup, apalagi gunung salak itu banyak memiliki mitos-mitos dan orang indonesia sendiri masih percaya tentang yang namanya 'mitos' kan. Menurut pilot-pilot luar juga kalau indonesia itu adalah jalur neraka, sedikit masuk akal memang karena daerah indonesia yang memiliki iklim dan bentuk dataran yang berbeda-beda.

Namun sebelum pesawat sukhoi, juga sudah pernah terjadi kecelakaan di gunung tersebut, mulai dari helikopter TNI, pesawat lion air, bener kan dan kalo kita tengok beberapa tahun kebelakang juga sudah banyak kecelakaan yang di alami oleh pesawat terbang, entah itu karena faktor cuaca, faktor SDA, atau mungkin faktor sistem komunikasi dari suatu bandara. Beberapa hari yang lalu saya pernah baca sebuah tulisan tentang mentri BUMN kita Bpk.Dahlan Iskandar yang melakukan sidak ke salah satu bandara internasional kita, lets see this news...


Minggu 13/5/12, pukul 06.00 wib, saat jalanan di Jakarta masih lengang, mobil Mercy L 1 JP melaju kencang menuju bandara Soekarto Hatta. Penumpangnya hanya berempat. Pak Menteri BUMN, aku dan pak Jusak. Pak Dis duduk di depan kiri berdampingan dengan Zahidin, sopir pribadinya. Sedangkan aku dan pak Jusak, duduk di belakang. Kami berdua seperti juragan di mobil mewah itu. Terlihat beberapa botol air mineral dan camilan kecil tersedia rapi. Juga ada permen. ''Kita berangkat pagi, karena aku pingin mampir ATC (Auto Traffic Control) di Soeta,'' kata pak menteri sambil menggulung lengan hem bergaris-garis warna biru yang dikenakan. Sesegera mungkin, tas kopor kutarik dan kumasukkan ke dalam bagasi mobil berwarna hitam metalik itu.

Sepinya jalanan ibukota, membuat Zahidin tancap gas full. Tidak sampai 1 jam, perjalanan menuju bandara Soeta dari Capital Residence, dilalui tanpa hambatan. Lucunya, saat sampai di pintu gerbang Perum Angkasa Pura (PAP), mobil melaju pelan. Pak menteri bergegas menurunkan kaca sambil menyapa sekurity dan satpam yang tengah berjaga. ''Pagi, pak. Permisi, ya'' sapa pak Dis dengan ramah. Belum sempat menjawab, mobil yang membawa kita melaju menuju sebuah gedung paling ujung. Rupanya gedung ini adalah tempat paling vital milik PAP. Karena di gedung inilah letak berbagai mesin pengontrol lalu lintas udara yang ada di bandara Soeta.

Belum sampai di tempat parkir, terdengar peluit dari security yang kita lalui. Dari belakang, kulihat petugas jaga yang ada di pos, berlari-lari menghampiri mobil kami. Dengan wajah garang, seorang petugas berbadan agak tambun menyuruh mobil kami kembali. Alasannya, tempat terlarang dan tidak boleh sembarangan orang masuk. Untuk urusan itu, pak Dis menyerahkan pada Zahidin. Sepintas, kulihat ada adu argumentasi antara sopir pribadi pak Dis dengan petugas security. Sedangkan Pak Jusak buru-buru mencari toilet. Apa yang terjadi, aku tidak tahu pasti. Bagiku, mengikuti langkah pak Dis yang sangat cepat, lebih penting. Setengah berlari, kuikuti langkah pak Dis menuju sebuah gedung yang salah satu mejanya bertuliskan receptionis. ''Pagi, Assalamulaikum, permisi,'' sapa pak Dis. Ternyata, ruangan itu kosong. Tak ada jawaban. Namun demikian, Pak Dis tetap bertahan dan berusaha memasuki ruang demi ruang yang ada sambil melihat-lihat keadaan. Kotor dan perlatan kantor berserakan tidak pada tempatnya. Disamping itu, terlihat meja kerja maupun meja tamu, terdapat botol air menieral, bekas piring makan dan satu lagi, asbak penuh puntung rokok. Padahal, ruangan itu full AC. Dingiiiiiin.

Bagiku, ini aneh. Meskipun minggu dikenal hari libur bagi masyarakat umum, tidak demikian dengan PAP dan dunia airline. Hari libur, justru hari-hari sibuk bagi instansi yang ada dalam salahs atu BUMN tersebut. Makanya, ada 3 shift yang diberlakukan bagi karyawannya di bagian ini. Belum tuntas keanehanku, muncul suara nyanyian dari laki-laki yang ada di dalam ruangan yang ada di televisinya itu. Akupun kembali mengeraskan suaraku mengucapkan salam. Bukan jawaban salam, yang kuterima, malah semprotan sinis. ''Siapa sih lo, pagi-pagi gini. Berisik amat,'' demikian jawab laki-laki berseragam dengan wajah ketus. Begitu melihat wajahku, laki-laki lain muncul dengan suara tak kalah garang. ''Siapa yang suruh masuk ke sini,'' katanya dengan suara lebih keras. Akupun tak mau kalah. ''Mana bosmu, pak menteri pingin ketemu,'' jawabku dengan tak kalah garang. Mendengar suara galakku, laki-laki yang ada di dalam, ikutan keluar. Sampai akhirnya ada lima orang lelaki yang bersiap menghadapiku. Saat kutoleh ke belakang, pak Dis buru-buru beranjak pergi. Pak Dis keluar dan mencari-cari sendiri ruangan ATC. Akupun bergegas mengikuti langkah gesitnya. ''Lho, bukannya itu pak Dahlan Iskan ya,'' kata dua petugas yang masih muda dan ganteng. Tanpa menjawab, akupun pergi berlari menguntit langkah pak Dis dari belakang.

Kulihat, ada perubahan wajah pak Dis dari yang sebelumnya ramah, agak kecut. HP blakberry warna hitam dikeluarkan dan memencet nomor telepon. Sambil terus berjalan, pak Dis menelepon seseorang. ''Assalamulaikum, selamat pagi mas. Mohon maaf, mengganggu libur anda ya. Sory, nih, saya nuwun sewu, dan kulo nuwun, ingin melihat ATC. Melihat komputer yang baru kita beli kemarin. Nuwun sewu lho, mas,'' ucap pak menteri. Rupanya, pak Dis menelpon bos PAP yang tengah menikmati libur minggu. ''Tidak usah, tidak usah. Biar saya sendiri saja yang mencari. Saya sudah ada di dalam kantor anda kok ini. Cuma mencari-cari belum ketemu,'' ucap pak menteri sambil terus membuka-buka pintu ruangan yang dilalui. Rupanya, sebelum itu, pak Dis sudah pernah berkunjung. Hanya saja, lupa tempatnya. Meski demikian, pak Dis tidak putus asa. Sampai akhirnya, ada ruangan yang bertuliskan ATC. Bergegas, pak Dis masuk. ''Nah, ini dia,'' ucapnya dengan wajah berbinar.

Akupun mengikuti langkah pak Dis. Benar. Di ruangan yang agak tersembunyi itu, terdapat sebuah ruangan khusus. Di dalam ruangan itu ada beberapa orang bekerja. Sambil mengucapkan salam, pak Dis menyalami satu persatu karyawan yang tengah bertugas. Tentu saja mereka kaget. Tidak mengira, jika ruangan mereka dikunjungi menteri. Beberapa orang yang tadinya santai, terlihat kembali ke komputernya. Begitu juga yang tengah merokok, meletakkan putung rokoknya di asbak yang ada di sampingnya. ''Wah, nglembur ya. Maaf, saya menganganggu,'' ucap pak Dis sambil bertanya-tanya pada karyawan yang berkerja kala itu. Setelah meminta penjelasan bagian apa ruangan yang tengah didatangi, pak Dis minta ditunjukkan tangga menuju tower ATC. ''Wah, disini perokok semua ya,'' kata pak Dis setengah menyindir. Kudengar ada yang menjawab dan ada yang membisu, sambil mematikan putung rokoknya. Beberapa orang, kulihat sibuk menelepon. Entah siapa yang ditelepon.

Pastinya, ada dua orang lelaki yang memperkenalkan diri sebagai supervisor menjadi penunjuk jalan menuju tower. Kamipun berjalan menuju ruangan yang ditunjukkan. ''Di sini pak. Mari,'' ucap lelaki bertubuh tegap yang mengenakan hem kuning muda. Di depan pintu masuk ruangan itu, terdapat tulisan ''dilarang masuk'' dan tulisan ''steril''. Selain itu juga ada tulisan ''jagalah kebersihan''.

Karena tempatnya steril, tanpa diminta pak Dis mencopot sepatu ketsnya. Apalagi di tempat itu juga terdapat rak sepatu. ''Di sini tidak sembarang orang boleh masuk, pak,'' kata petugas tadi menjelaskan ruangan khusus itu. Pak Dis hanya manggut-manggut. Setelah itu, kami diajak naik ke sebuah tangga. Kalau tidak salah, ada 10 anak tangga yang kami naiki. Di ujung anak tangga, terdapat sebuah ruangan yang dipintunya bertuliskan ''yang tidak berkepentingan di larang masuk''. Rupanya, kita diajak ke sebuah ruangan kontrol yang seluruh ruangannya full komputer. Suasananya ramai. Sedikitnya ada 30 komputer berbagai ukuran. Masing-masing komputer ada seorang operatornya. Cuma sayang, ruangan yang super dingin itu tidak sesteril, seperti slogan yang dituliskan. Buktinya, di samping meja komputer, ada beberapa makanan. Mulai makanan kecil, sampai piring bekas makan mie. Tragisnya, ruangan ber suhu super dingin itu terdapat beberapa asbak ukuran 1 meter. Sangat kontradiksi, memang.

STRES

Melihat ini semua, pak Dis bertanya-tanya. ''Kenapa masih ada rokok dan bekas makanan di ruangan ini? Katanya steril,'' ucap pak Dis serius. Kulihat, leki-laki yang mengaku supervisor itu gelagapan. ''Oh, iya pak. Rokok itu untuk menghilangkan stres saja. Kalau tidak, temen-teman tidak bisa konsentrasi dalam memantau jalur-jalu penerbangan,'' jawab lelaki itu sekenanya. ''Oh, gitu ya. Kalau stres ya gak usah bekerja saja. Cukup di rumah. Di sini kan butuh orang sehat. Bukan untuk orang stres,'' jawab pak Dis tak mau kalah. Melihat jawaban itu, lelaki tadi tersenyum kecut. ''Iya, pak. Siap,'' jawabnya dengan wajah pucat. ''Tolong ya, pak. yang stres diistirahatkan saja,'' tambah pak Dis. Setelah itu, pak Dis minta penjelasan tentang komputer raksasa yang baru saja didatangkan oleh kementeriannya. Setelah itu, pak Dis berkeliling dan melihat sekeliling. Begitu melihat ada piring makan, sendok, mangkuk dan beberapa bekas pembungkus mie, pak Dis berucap lagi. ''Lebih komplit disini, dibuka kantin atau resto ya,'' ucapnya sinis. Sindiran ini ternyata direspon positif. Buktinya, beberapa lelaki yang sebelumnya mengikuti langkah kita, buru-buru menugasi kawannya membersihkan bekas makanan, piring atau apa saja yang ada di meja sekitar komputer. Akupun hanya senyum-senyum melihat karyawan di bagian komputer itu kelabakan.

KONSER

Puas berkeliling, pak Dis minta ditunjukkan tower tempat mesin ATC berada. Sesuai namanya, Tower ini merupakan bagian tertinggi yang ada di bandara Soeta. Tower inilah tempat paling vital dari setiap bandara. Karena di tempat inilah komunikasi antara petugas dengan pilot pesawat untuk minta ijin landing atau take off pesawat. Sial. Meskipun tempat ini bisa dikatakan jantungnya bandara, tidak seperti yang digambarkan. Super sterilnya tidak tampak. Puntung rokok juga masih ada di beberapa tempat. Bahkan, sebuah asbak tinggi, juga disiapkan. Pak menteri, kembali kecewa. Peralatan serba canggih dan super mahal, tidak diimbangi dengan attitude operatornya. Ketika ditanya mengapa masih ada puntung dan asbak, petugas tadi berkata lugu.

Jelas sekali, jika pak Dis kecewa. Jelas, bila pak menteri ingin memecat seluruh Direksi Angkasa Pura yang tidak becus!

(bandara Soeta medio februari 2012)

dituturkan oleh Siti Ita Nasyi'ah



Jadi menurut kalian bagaimana? Bandara yang setaraf internasional ini masih banyak melakukan keteledoran walau hanya masalah kecil tapi bisa menimbulkan dampak-dampak lain yang lebih besar iya kan?! Semoga dengan adanya teguran ini Pihak bandara menjadi lebih hati-hati dan lebih disiplin. Untuk bapak dahlan iskan, anda adalah seorang yang bisa dijadikan panutan bagi orang lain di pemerintahan kita. keep going sir! :)

Terimakasih udah mau baca~



Sabtu, 18 Februari 2012

Sumpit Dayak Lebih Mematikan Daripada Senjata Api




Pada zaman penjajahan di Kalimantan dahulu, serdadu Belanda bersenjatakan senapan dengan teknologi mutakhir pada masanya, sementara prajurit Dayak umumnya hanya mengandalkan sumpit. 

Akan tetapi, serdadu Belanda ternyata jauh lebih takut terkena anak sumpit ketimbang prajurit Dayak yang diterjang peluru loh, kenapa bisa?

Penyebab yang membuat pihak penjajah gentar itu adalah anak sumpit yang beracun. Sebelum berangkat ke medan laga, prajurit Dayak mengolesi mata anak sumpit dengan getah pohon ipuh atau pohon iren. Dalam kesenyapan, mereka beraksi melepaskan anak sumpit yang disebut damek.



"Makanya, tak heran penjajah Belanda bilang, menghadapi prajurit Dayak itu seperti melawan hantu," tutur Pembina Komunitas Tarantang Petak Belanga, Chendana Putra, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah ini.

Tanpa tahu keberadaan lawannya, tiba-tiba saja satu per satu serdadu Belanda terkapar, membuat sisa rekannya yang masih hidup lari terbirit-birit. Kalaupun sempat membalas dengan tembakan, dampak timah panas ternyata jauh tak seimbang dengan dahsyatnya anak sumpit beracun.

Tak sampai lima menit setelah tertancap anak sumpit pada bagian tubuh mana pun, para serdadu Belanda yang awalnya kejang-kajang akan tewas. Bahkan, bisa jadi dalam hitungan detik mereka sudah tak bernyawa. Sementara, jika prajurit Dayak tertembak dan bukan pada bagian yang penting, peluru tinggal dikeluarkan. Setelah dirawat beberapa minggu, mereka pun siap berperang kembali.

Penguasaan medan yang dimiliki prajurit Dayak sebagai warga setempat tentu amat mendukung pergerakan mereka di hutan rimba. 


"Karena itu, pengaruh penjajahan Belanda di Kalimantan umumnya umumnya hanya terkonsentrasi di kota-kota besar tapi tak menyentuh hingga pedalaman," Chendana.

Tak hanya di medan pertempuran, sumpit tak kalah ampuhnya ketika digunakan untuk berburu. Hewan-hewan besar akan ambruk dalam waktu singkat. Rusa, biawak, atau babi hutan tak akan bisa lari jauh. "Apalagi, tupai, ayam hutan, atau monyet, lebih cepat lagi," katanya.

Bagian tubuh yang terkena anak sumpit hanya perlu dibuang sedikit karena rasanya pahit. Uniknya, hewan tersebut aman jika dimakan. "Mereka yang mengonsumsi daging buruan tak akan sakit atau keracunan," kata Chendana.

Baik hewan maupun manusia, setelah tertancap anak sumpit hanya bisa berlari sambil terkencing-kencing.

"Bukan sekadar istilah, dampak itu memang nyata secara harfiah. Orang atau binatang yang kena anak sumpit, biasanya kejang-kejang sambil mengeluarkan kotoran atau air seni sebelum tewas," tambah Chendana. 

Bangga kan sekarang dengan budaya asli indonesia? tentu :)



Senin, 07 November 2011

Ahli Special Effects Film Hollywood Asal INDONESIA



Apakah kalian Penggemar film atau bukan? ah itu bukan masalah tapi pasti hampir semua orang mengenali judul film-film box office, seperti Iron Man, Transformer, Terminator Salvation dan Star Trek benar? :D Tapi tahukah kalian bahwa salah satu orang yang ikut "bertanggung jawab" atas kecanggihan special effects film-film tersebut adalah seorang anak muda asli Indonesia, siapa dia? yap dialah Andre Surya.




Nama Andre muncul di kredit film Iron Man, Star Trek, Terminator Salvation, Transformers: Revenge of the Fallen, dan Iron Man 2, sebagai Digital Artist. Dia juga terlibat dalam pengerjaan film Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull, Surrogates, dan Transformers: Revenge of the Fallen.

Pria kelahiran Jakarta, 1 Oktober 1984 ini adalah satu-satunya digital artist asal Indonesia di divisi Industrial Light and Magic (ILM) Lucasfilm Singapore. Lucasfilm sendiri adalah salah satu production company tersukses di dunia, yang didirikan tahun 1971 oleh George Lucas, sutradara Star Wars.

Tau Pekerjaan Digital artist? Mereka itu mengerjakan banyak hal, seperti modelling, layout, lighting, dan compositing. Modelling adalah proses pembuatan model, seperti mobil, robot, dan sebagainya. Layout adalah proses matching camera CG 

(computer graphics) dengan background aslinya. Lighting adalah proses kreatif agar 3D yang di-produce agar terlihat menarik dan menyatu dengan background aslinya dalam scope posisi cahaya. Sedangkan compositing adalah proses penyatuan semua elemen yang ada.



Di dalam sebuah film, rata-rata ada lebih dari 70 orang digital artist, terutama bila film itu skala besar, seperti Iron Man 2. Dan Andre bekerja dalam tim yang masing-masing punya skill dan role sendiri.


Andre lahir dan dibesarkan di Jakarta. Ia hobi main bola dan punya ketertarikan di bidang 3D.


Ketertarikannya dengan 3D membawanya kuliah di Universitas Tarumanegara (Untar), mengambil jurusan Desain Komunikasi Visual. Andre dapat kesempatan untuk kerja di Polaris 3D, sebuah perusahaan advertising and architectural visualization di Jakarta.

Andre memutuskan untuk terus bekerja dan tidak melanjutkan studinya di Untar. Dia kuliah di Untar hanya satu tahun, terus melanjutkan ke Kanada untuk mengambil diploma di bidang Film and Special Effects di Vanarts, sebuah sekolah film di Vancouver. 



Sebagian besar pengetahuan dan keterampilan 3D-nya justru dipelajarinya sendiri tanpa training dan sekolah. Andre sudah mulai mempelajari computer graphic sejak kelas 1 SMA.


Andre tertarik bidang 3D karena hobi. Ia suka banget mengerjakan 3D dan memang ingin bekerja di industri film. Buat Andre ini adalah pekerjaan impiannya. Sewaktu masih kuliah, terkadang ia mengkhayal bagaimana rasanya mengerjakan visual effects untuk sebuah film besar dan melihat nama Dia muncul di credit title film itu. And Now semuanya sudah benar-benar terwujud! Baginya, it's simply a dream come true WOW!


Ceritanya sampai bekerja di Lucasfilm cukup panjang dan tidak mudah. Sejak wawancara pertama sampai akhirnya diterima kerja di Lucasfilm itu membutuhkan waktu sekitar 6 bulan. Awalnya Andre wawancara di Ottawa, Kanada, lalu wawancara lewat telepon oleh Lucasfilm Singapore, lalu ada wawancara kedua, dan baru setelah itu ia dikabari kalau ia diterima.


Andre melamar di Lucasfilm US setelah lulus sekolah. Namun, dikarenakan visa kerja US cukup sulit dan mereka membuka studio di Singapore maka ia ditransfer ke sana. Ada beberapa orang Indonesia yang kerja di Lucasfilm Singapore, terutama di bidang IT, games, dan TV series, tapi di bidang Visual effects untuk feature film (ILM), artistnya sekarang ini hanya Andre satu-satunya yang orang Indonesia.


Andre paling suka lighting, dan merasa bahwa itulah keterampilan terbaik miliknya. Proyek feature film pertamanya adalah Iron Man. Film itu juga yang dianggap sebagai batu loncatannya. Di situ Andre mengerjakan bagian lighting saat Iron Man terbang pertama kali. Adapun film yang pernah dikerjakan dan paling berkesan adalah Transformers: Revenge of the Fallen, karena sebagian besar tugasnya di proyek itu adalah mengerjakan lighting.

 Film favoritnya saat ini adalah Avatar. Menurutnya, secara teknologi, film itu paling oke. Suatu hari nanti ia ingin bisa terlibat dalam proyeknya James Cameron.



Andre sempat beberapa kali mengantongi penghargaan lokal dan internasional juga, Gambarnya yang berjudul
 Somewhere in the Sky pernah ditampilkan di CGOVERDRIVE, konferensi Computer Graphic terbesar di Asia. 


Gambar itu juga memenangkan Excellence Award di buku Elemental 2 terbitan Ballistic Publishing dan Best Artwork Awards di Indocg Showoff Book, sebuah buku kumpulan CG art Indonesia.



Karya lainnya, City of Enhasa, juga meraih juara satu di Future World Contest di www.3dkingdom.org



Keren kan :D ? oya masih ada beberapa gambar buatan doi loh, ini dia :






Menurut Andre, ada beberapa orang Indonesia yang sangat berbakat dan punya skill bertaraf International. Saat ini mereka rata-rata bekerja di perusahaan-perusahaan besar di bidang 3D di luar negeri. "Kalau saja mereka balik ke Indonesia dan membuka satu perusahaan dengan kualitas standard International, saya rasa sangat memungkinkan bila Indonesia menghasilkan film-film dengan kualitas standard International" katanya. 



so mungkin nanti ada dari kita generasi muda yang menjadi sepetri dia nantinya :D apakah itu anda? yap kalian semua pasti bisa kok kalau sungguh-sungguh melakukan nya~





Minggu, 16 Oktober 2011

Koran TERBAIK DUNIA 2011 dimenangkan Oleh Jawa Post



Sebelumya gue mau bilang SELAMAT! atas terpilihnya Koran Dr Indonesia, JAWA POST yang sudah memenangkan kategori Enduring Excellence woohuuu~ padahal berita ini udh ada sedari sebulan yang lalu hehe tp baru gue posting :p eniwey semoga makin baik lagi kedepannya buat kalian...






Baiklah saat itu Senin, 22 Agustus 2011 , jam 06:32:00

PARIS – Harian Jawa Pos resmi menjadi peraih penghargaan tertinggi Newspaper of the Year, World Young Reader Prize 2011. Pengumuman resminya dirilis Asosiasi Penerbit Dunia, WAN-IFRA, di Paris, Prancis, Jumat malam (19/8, Sabtu dini hari WIB).

Dalam pengumuman resmi itu, WAN-IFRA (World Association of Newspapers and News Publishers) menyebutkan daftar pemenang dalam berbagai kategori. Sejumlah harian paling kondang di dunia, seperti Yomiuri Shimbun (Jepang), Chicago Tribune, dan Wall Street Journal
(Amerika Serikat), termasuk dalam barisan yang disisihkan Jawa Pos untuk meraih penghargaan tertinggi, great!!



World Young Reader Prize 2011 merupakan penghargaan tahunan yang diselenggarakan WAN-IFRA, yang beranggota lebih dari 18 ribu penerbitan di 120 negara. Penghargaan diberikan dalam berbagai kategori, untuk menghargai inovasi-inovasi yang dilakukan koran dalam menggandeng pembaca muda.



Dalam ajang 2011 ini, Jawa Pos meraih Top Prize (penghargaan utama) untuk kategori Enduring Excellence (konsistensi dalam menghasilkan karya superior). Penghargaan diraih berkat program DetEksi, sebuah departemen dan halaman khusus anak muda yang aktif sejak Februari 2000.

Tim juri lantas menobatkan Jawa Pos sebagai pemenang secara keseluruhan, meraih gelar Newspaper of the Year. ’’Jawa Pos telah menunjukkan kerja luar biasa. Memiliki program yang substansial, yang dijalani bertahun-tahun, dan punya komitmen sukses dalam menggandeng anak muda, baik lewat halaman koran maupun kegiatan off-print,’’ begitu tulis pesan dari tim juri dalam rilis resmi WAN-IFRA.



Pesan itu sebelumnya disampaikan dalam pemberitahuan awal kepada Jawa Pos, akhir Juli lalu.



Lebih lanjut, juri menilai lembaran DetEksi –yang terbit setiap hari di Jawa Pos– sebagai sesuatu yang ’’lebih’’ dari sekadar halaman anak muda biasa. ’’DetEksi merupakan sebuah strategi komplet untuk menemukan, menggandeng, dan mempertahankan pembaca muda. Dan, yang paling penting, DetEksi berhasil melakukan semua itu,’’ tegas tim juri.

Menurut Dr Aralynn McMane, executive director Young Readership Development WAN-IFRA, Jawa Pos meraih kemenangan secara mutlak. ’’Terus terang, tim juri membuat keputusan dengan sangat mudah,’’ ungkap McMane, yang juga menjadi salah satu juri, bersama pakar-pakar pembaca muda dunia dan pemenang-pemenang terdahulu.

Para juri tahun ini, antara lain, Lynne Cahill (harian The West Australian, Australia); Altair Nobre (Zero Hora, Brazil); Wendy Tribaldos (La Prensa, Panama); Grzgorz Piechota (Gazeta Wyborcza, Polandia); dan Lisa Blakeway (EISH, Afrika Selatan).

Selain itu, ada Christopher K. Sopher, pendiri Younger Thinking dari Amerika Serikat; Cristiane Parente, executive newspaper in education coordinator untuk ANJ (Asosiasi Koran Brazil); serta Angela Ravazzolo dan Mariana Muller, dua spesialis anak muda dari koran Zero Hora Brazil.

Diskusi penentuan pemenang diselenggarakan di kantor pusat Zero Hora, pemenang ajang ini pada 2009, di Porto Alegre, Brazil. Tahun lalu, gelar Newspaper of the Year diraih harian Metro asal Polandia.

Dari daftar lengkap pemenang, Jawa Pos bukanlah satu-satunya koran asal Indonesia yang mendapat penghargaan. Harian Kompas ikut meraih Jury Commendations (pujian juri) di kategori Public Service.

Pengumuman resmi ini akan dilanjutkan dengan acara penyerahan penghargaan yang dilakukan di Wina, Austria, 12 Oktober kemarin. Yaitu, saat diselenggarakannya World Newspaper Congress dan World Editors Forum.

Azrul Ananda, direktur Jawa Pos, mengaku semakin senang setelah dirilisnya pengumuman resmi dari WAN-IFRA. Apalagi setelah mengetahui daftar pesaing yang ikut ajang ini berasal dari seluruh dunia.

’’Rasanya masih sulit memercayai kesuksesan ini. Sebuah koran dari Surabaya bersaing dengan koran-koran raksasa dunia seperti Yomiuri Shimbun koran Jepang yang tirasnya di atas sepuluh juta eksemplar dan Wall Street Journal. Penghargaan ini membuktikan bahwa siapa pun bisa meraih sukses tertinggi dengan kerja keras, inovasi, dan konsistensi,’’ ucapnya. 

’’Semoga penghargaan ini bisa menyemangati koran-koran lain di Indonesia. Kalau Jawa Pos bisa, yang lain pasti juga bisa,’’ tegas Azrul. (iro)



kalo masih ga percaya liat aja di web mereka nih Jawa Post


Berikut informasi dari WAN-IFRA :



Indonesian paper takes top prize in 2011 young reader awards

The Jawa Pos newspaper of Indonesia has been awarded the 2011 World Young Reader Newspaper of the Year award in the annual competition organized by the World Association of Newspapers and News Publishing (WAN-IFRA).

Jawa Post also won top prize for enduring excellence in the awards, which are part of WAN-IFRA’s annual World Young Reader Prize competition honoring innovative newspapers that have devised the best project or activity to attract young readers.

“Jawa Pos has done an outstanding job with an enduring, substantial, successful commitment to engaging young people on and off the printed page,” the jury said. “Its daily three-page DetEksi effort is more than a standard newspaper youth section. It’s a complete strategy for finding, engaging, and retaining young readers. Most importantly, it has worked”


Support for the prizes comes from Norske Skog, the Norway-based global paper producer, as part of its partnership in WAN-IFRA’s Newspapers in Education Development Project. 


OTHER TOP WINNERS WERE :

BRAND – The Hindu (India) for “Aviva book wall” campaign

EDITORIAL – Wall Street Journal (USA) for its investigation into how companies secretly track children online

MAKING THE NEWS – Diário de Notícias & Jornal de Notícias (Portugal) for Media Lab journlaism learning center

NEWSPAPERS IN EDUCATION – Gazeta do Povo (Brazil) for research supporting “Read & Think (Ler e Pensar)”

NATASA PRIZE FOR PRINTING PLANTS – Sinag Publishing and Printing Services (Philippines) its journalism training seminars.

PUBLIC SERVICE – Glåmdalen (Norway) for its Politisk Pepper election project


THE JURY :

Previous World Young Reader Prize winners on the jury included: Lynne Cahill of The West Australian (Australia), Altair Nobre of Zero Hora (Brazil), Wendy Tribaldos of La Prensa (Panama), Grzgorz Piechota of Gazeta Wyborcza (Poland) and Lisa Blakeway of EISH (South Africa). They were joined by Aralynn McMane, WAN-IFRA executive director of young readership development, and four guest judges: Christopher K. Sopher, founder of Younger Thinking (USA); Cristiane Parente, executive NIE coordiantor for ANJ, the Brazilian Newspaper Association, and two youth specialists from Zero Hora newspaper, Ângela Ravazzolo and Mariana Müller. Zero Hora hosted deliberations at its headquarters in Porto Alegre, Brazil. Vote totals discounted those of judges for entries from their own countries.




 Sumber : WAN-FIRA



Keren kan :D gimana kalo semua anak bangsa kyk dia, bisa lebih maju lagi kondisi indonesia yekan.



Senin, 08 Agustus 2011

Sepatu Terbesar Di Indonesia, Bahkan Di Dunia Ada di Tangerang


KELAPA DUA,WARTA – Anda ingin melihat sepatu terbesar di dunia? Datang saja ke halaman Gedung Pemerintah Kabupaten Tangerang. Tentunya, sepatu berdimensi panjang 6,5 meter, lebar dua meter dan tinggi tiga meter ini bukan diperuntukkan bagi manusia, tetapi sebagai wujud maha karya dua seniman bersaudara; Yoan Silvia Johan dan Yuka Silvia Johan.

Pengerjaan sepatu bergaya skate ini menelan waktu selama 30 hari, dan berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI), sekaligus rekor sepatu terbesar di dunia versi Guinness World Records.
 
Sekretaris Dinas (Sekdis) Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang, Aji Yusrizal kepada wartatangerang.com mengatakan, sepatu tersebut berbahan dasar kanvas putih dan karet sintetis. “Biaya produksinya Rp 61 juta, dikerjakan dalam tempo 30 hari,” kata Aji di sela-sela proses pengecatan sepatu tersebut di Pasar Modern Paramount, Sabtu (23/7/2011).
Selain membubuhkan akronim nama dua penciptanya yakni; YoYuart, di sepatu ini juga dituliskan pesan melestarikan lingkungan hidup yaitu go green. Proses pengecatannya sendiri dimulai pukul 12.00-16.00 WIB. Setelah selesai, sepatu ini akan dibawa menuju halaman Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang di Tigaraksa.

"Sepatu ini akan kita simpan di halaman Pemkab Tangerang. Kita akan buatkan museum kecil di sana," ujar Aji.


Selain masuk rekor Muri, sambung Aji, sepatu lukis raksasa ini juga akan dimasukkan dalam Guinness World Records, sebagai sepatu terbesar di dunia yang sebelumnya dipegang oleh Thailand dengan panjang 4,5 meter. Kabupaten Tangerang terkenal dengan usaha sepatunya, sejak tahun 1980-an. 

Dari 29 Kecamatan yang ada, 60 persennya memiliki usaha produksi sepatu. "Sentral produksi sepatu di Kabupaten Tangerang ada di Pasar Kemis, Sepatan, Balaraja, dan hampir di semua kecamatan," tambah Aji.

Oleh karena itu, dengan menjadikan sepatu lukis raksasa ini sebagai ikon Kabupaten Tangerang, diharapkan dapat membangkitkan semangat para pelaku usaha kecil menengah, khususnya yang bergerak dalam bidang sepatu. 

ini foto sepatunya 






Minggu, 07 Agustus 2011

Bob Sadino: “Semoga Saya Masuk Neraka”


Bob Sadino barangkali sudah banyak yang kenal. Ia pengusaha sukses yang suka berpenampilan nyentrik. Di mana pun dan kapanpun pakaian “kebesarannya” adalah celana pendek di atas lutut. Yang belum banyak diketahui dari tokoh yang akrab dipanggil Om Bob ini adalah kehidupan spiritualnya.

Nah, dalam biografinya “Belajar Goblok dari Bob Sadino” yang diluncurkan tahun lalu, sedikit terkuak kehidupan spiritual pemilik supermarket Kim Chicks ini. Lahir di Tanjung Karang, 9 Maret l933, Lampung, Bob Sadino ternyata seorang Muslim sejak lahir. Tapi ia mengaku, tak mengerti agama dan belum bisa menjalankan kewajiban sebagai seorang Muslim.

Malah, saat ditanya doa apa yang ia panjatkan setiap hari, jawabannya sungguh mengagetkan. “Kalau orang lain berdoa meminta masuk surga, maka saya setiap hari berdoa kepada Tuhan semoga saya masuk neraka!” Entah itu guyonan atau memang ayah dua putri ini benar-benar tak paham agama.

Tapi yang jelas, ia mengaku sudah terlalu banyak berlumur dosa, sehingga malu minta surga kepada Allah. Jawaban pemilik pabrik sosis dan ham, Kim Food, yang kerap diundang dalam berbagai seminar bisnis ini mengingatkan kepada sebuah lagu ciptaan kelompok Band Ungu ‘Aku manusia yang takut neraka, tapi aku juga tak pantas masuk surga.’

Hanya, bukan Bob Sadino bila tidak bisa membalik pertanyaan. “Daripada Anda yang sudah tahu berlumuran dosa, tapi tetap ngotot mau masuk surga,” sambung Bob, “apakah Anda tidak malu sama Tuhan? Terus berbuat dosa dan maksiat, tapi tetap minta masuk surga. Mending saya dong.

Menurut anak seorang guru ini, “Lebih baik Anda memperbaiki hidup Anda, jangan lagi berbuat terlalu banyak dosa dan perbanyak berbuat baik pada orang lain. Tanpa minta masuk surga pun, Tuhan pasti akan menempatkan Anda ke sana” Nah, bagaimana?

Bob Sadino mengaku beragama Islam sejak dilahirkan. Tapi, hingga 1982 ia sama sekali tidak mengerti agama dan tidak juga menjalankan kewajiban sebagai seorang Muslim. Selama puluhan tahun, ia tenggelam dalam urusan duniawi yang sangat melelahkan dan menguras tenaga serta pikirannya. Meski itu sangat dinikmatinya. Hingga pada suatu hari...

Pa, aku kok tidak pernah melihat Papa shalat?” pertanyaan itu keluar dari mulut putri pertamanya, pada pertengahan 1982. Pertanyaan anaknya itu bagai petir di siang bolong. Menggelegar. Jiwa Bob langsung bergetar dan terus memikirkan isi kata-kata putrinya itu. Gelisah, resah, dan banyak lagi perasaan lain ketika itu. Tapi itu tidak berlangsung lama, karena Bob memang selalu menghadapi berbagai masalah dengan senang dan enteng.
Maka sehari setelah pertanyaan anaknya, giliran Bob yang memberikan pertanyaan. Bukan kepada putrinya, melainkan kepada sang istri, ”Bu..mau berangkat ke Mekah nggak? Umroh yuk...!
Sang istri kaget bukan kepalang. Ia tidak mengira sama sekali, suami yang dikenalnya selama puluhan tahun mengajukan pertanyaan dan ajakan semacam itu. Apa jawaban sang istri?
Tentu saja jawabannya ’iya’, karena tidak lama kemudian mereka berangkat ke Mekah untuk umrah. Padahal, saat itu Bob sama sekali belum mengerti tata cara ritual Islam tersebut. Bahkan Bob mengaku tidak bisa gerakan shalat dan tidak hafal satu surat al-Qur’an, termasuk surat al-Fatihah yang harus dibaca setiap shalat. Ketika sudah berada di depan Ka’bah, Bob hanya bisa tersenyum tanpa melakukan apapun karena memang tidak bisa. Tanpa membaca surat apapun karena tidak ada yang dihafalnya.
Saya sudah berusaha menghafal al-Fatihah, tapi sulitnya minta ampun. Tidak bisa sama sekali,” ceritanya, ”Ya sudah di depan Ka’bah saya hanya tersenyum saja.” Bob mengaku, peristiwa itu sangat luar biasa. Ia yang merasa penuh dosa dan tidak pernah melaksanakan perintah Allah, tetap mendapat panggilan Allah ke tempat suci Mekah.”Perasaan itu muncul ketika berada di depan Ka’bah, makanya saya hanya tersenyum saja,” katanya.
Aneh bin ajaib, besoknya setelah berjumpa dengan Ka’bah, Bob bisa menghafal al-Fatihah dan langsung lancar shalat. ”Luar biasa, setelah tersenyum di depan Ka’bah, semua menjadi lebih mudah.
Setahun kemudian, Bob dan istri meneruskan ibadahnya melaksanakan ibadah haji. Meski sudah haji, sepulang dari Mekah Bob tetap saja Bob Sadino, yang selalu berpenampilan seadanya, santai dan cuek. Ke manapun pergi, ia tetap dengan pakaian ’kebesarannya’: celana jean cekak di atas atas lutut. Tentu saja auratnya jadi kelihatan.




Rabu, 06 Juli 2011

Tanaman Indonesia Yang Dicari NATO

Sebelum gue jelasin tumbuhan apa itu,akan gue beri penjelasan tentang apa itu NATO. North Atlantic Treaty Organization atau disingkat NATO adalah sebuah organisasi internasional untuk keamanan bersama yang didirikan pada tahun 1949, sebagai bentuk dukungan terhadap Persetujuan Atlantik Utara yang ditanda tangani di WashingtonDC pada 4 April 1949. Nama resminya yang lain adalah dalam bahasa Perancis: l'Organisation du Traité de l'Atlantique Nord (OTAN), segitu aja yah :D kwkw




Dan Tumbuhan yang mereka cari itu adalah :



Rami (Boehmeria nivea) merupakan tanaman tahunan dengan bentuk tanaman herbal berumpun banyak yang menghasilkan serat dari kulit batangnya. Serat rami tergolong dalam serat panjang, kuat, dan baik untuk bahan baku tekstil karena memiliki struktur yang mirip dengan serat kapas (Berger, 1969; Buxton dan Greenhalgh, 1989). Untuk diambil seratnya, batang tanaman rami dipanen setiap dua bulan sekali dan diproses dengan mesin dekortikator sehingga menghasilkan serat kasar (china grass). Sebelum dipintal menjadi benang, serat kasar yang masih banyak mengandung getah (gum) perlu dibersihkan melalui proses degumming, dan proses pemutihan serta pelemasan dengan pemberian minyak (oiling) sehingga menjadi serat yang putih dan lemas (rami top).

Rami merupakan tanaman hari pendek, umumnya peka sampai sangat peka panjang penyinaran (fotoperiodisitas). Tanaman ini memiliki adaptasi yang luas, yakni mulai dari kondisi ekuator di Indonesia dan Filipina (6o-9o LU dan LS) hingga 38o LU atau lebih di Jepang dan Korea Selatan, juga Rusia (45°LU) serta berkembang di beberapa negara lainnya baik beriklim tropis maupun subtropis (Zaitgev dalam Dempsey, 1975). Temperatur ideal untuk rami adalah sekitar 20°C-27°C, namun, rami bisa tumbuh pada temperatur < 20°C hingga 30°C atau lebih. Tanaman rami akan mengalami dorman dan tidak menghasilkan pada temperatur < l0o C (Oshiumi, dalam Dempsey, 1975). Soeroto (1956) menyebutkan bahwa tanaman rami akan tumbuh dan berproduksi tinggi di Indonesia bila ditanam pada daerah dataran menengah sampai dataran tinggi (500-1500 m dpl.). 

Menurut Suratman et at. (1993) tanaman ini bisa diusahakan dari dataran rendah sampai pegunungan (10-1500 m dpl.). Hal ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilaporkan Anonim (1958) mengenai uji klon rami di Lembang dan Bogor, Sastrosupadi et at. (1993) yang melaporkan hasil penelitian uji klon rami di dataran rendah, Setyo-Budi et al. (1993a) yang menguji beberapa klon rami di lahan gambut. Dari hasil penelitian tersebut, produktivitas serat yang paling tinggi adalah di dataran tinggi (> 700 m dpl.) yakni berkisar antara 2,5-3,0 ton/ha/tahun. Untuk dataran menengah (400) 700 m dpl.) produktivitasnya 2,0-2,5 ton/ha/tahun, sedangkan di dataran rendah « 400 m dpl.) adalah 1,5-2,0 ton/ha/tahun.

Untuk apa Tanaman ini dicari ?

Sejak zaman pendudukan Jepang, tahun 1943, rami sudah dikenal bukan hanya untuk tali tambang, tetapi juga bahan pembuatan karung goni. Karung goni kemudian dijadikan pakaian oleh penduduk Indonesia pada masa sulit itu.

NATO memburu tanaman tersebut untuk dijadikan bahan dasar pakaian tentara mereka. Hal ini dikarenakan, pakaian dari tanaman rami merupakan pakaian yang nyaman dipakai atau dengan kata lain tanaman rami merupakan top quality untuk bahan dasar bagi berbagai jenis pakaian. Selain itu yang lebih mencengangkan, seorang tentara yang menggunakan pakaian berbahan dasar rami tidak dapat terdeteksi/terlacak oleh radar musuh. Karena pakaian ini mengandung serat alami sehingga alat pelacak musuh hanya mengenalinya sebagai tanaman bukan manusia.

Tiap tahunnya, NATO memesan 30.000 pakaian tentara berbahan dasar rami dari Indonesia. Selain untuk dibuat pakaian tentara, menurut riset peneliti di Pusat Penelitian dan Pengembangan Industri Pertahanan, selulosa rami merupakan salah satu unsur pokok pembuat bahan peledak dan propelan. Betapa luar biasanya tanaman asli Indonesia ini.

Dan lo tau, apa yang dilakukan pemerintah Indonesia menanggapi berita ini?


Menurut Achmad (peneliti Balitbang TNI), sejak dipasarkan tahun 2007, "pemerintah belum melirik pakaian ini, justru mereka mendapatkan pesanan tetap dari Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Pemerintah belum mau pakai ini, malahan yang beli ini adalah NATO, tiap tahun kita mendapatkan order sebanyak 30 ribu setel pakaian tentara (topi, baju, celana, dan sepatu)", Itu Respon mereka -__-  padahal kan bagus buat tentara" elite kita kan?, knp ga di gunakan, apa mungkin pemerintah hanya ingin uangnya saja dari bisnis tersebut tanpa mau memikirkan keunggulan tanaman tesebut? ah taulah kwkw.