YOUR LUCKY NUMBER

Sabtu, 13 April 2013

It's UN syndrome !!!



Assalamualaikum, hari ini tanggal berapa? iyaaaak 13 dan itu tandanya H-2 Ujian Nasional untuk tingkat SMA/sederajat kan? hayoloh yakin pada lulus nggak hayolooh :))

buat yang ngerasain hal yang satu ini mungkin seperti sedang bermain slender man di ruangan gelap sendirian di malam hari, deg-degan pasti! gue saranin kalian yang mengalami demam un ini untuk minum Kopik* white coffee karena itu nggak bikin deg-degan. *apaansih


Gue masih heran sama keputusan mentri pendidikan tentang adanya ujian nasional dengan 20 paket soal ini, bahkan katanya jika ada murid yang mengalami kerusakan *biasanya basah dan robek* kertas ujiannya maka akan diganti lagi dengan kertas ujian yang baru tapi berbeda soalnya cmiw.. Apa mereka tidak berfikir gimana rasanya jika ada di posisi murid-murid itu, bayangkan jika sudah susah-susah mengerjakan soal serta mengisi data diri di lembar jawaban itu dan tiba-tiba saja lembar jawabanya rusak lalu diganti dengan kertas dan soal yang baru tapi beda soalnya, tidak hanya merugikan di segi waktu loh itu tapi jika dilihat dari sudut pisikologisnya juga berdampak besar sekali, hanya dengan mendengar jika UN 20 PAKET SOAL saja mereka sudah galau minta ampun dan mengumbar-umbarnya di social media, semoga aja tidak ada yang sampai stres lalu bunuh diri gara-gara ini kan jadi nggak bagus aja keliatanya.

Jika ini memang solusi baru yang diberikan apakah tidak bisa agar jangan mempersulit murid-murid yang akan ujian itu, kalo menurut gue sih ini malah memperburuk keadaan tapi mungkin bapak-bapak di kemendikbud itu mempunyai tujuan yang baik yang belum bisa terfikir oleh gue yang masih bau kencur dan baru lulus tahun kemarin ini hehe it just my opinion ya.

contoh LJK tahun sekarang yang mempunyai barcode


Hingga saat ini gue masih aja mergokin beberapa yunior-yunior unyu yang masih saja bermain social media entah itu di twitter atau facebook, satu pertanyaan gue, apakah mereka nggak belajar atau sudah pasrah sama apa yang terjadi nantinya ya hmm atau mungkin untuk mengurangi beban yang merka hadapi saat ini, bisa saja. Selain ada yang acuh tak acuh dengan cara masih saja bermain-main menjelang UN ada pula yang sifatnya berubah 180% kenapa gue bilang begitu? karena hari ini ada beberapa yunior gue yang tiba-tiba meminta agar jika dulu mereka mempunyai kesalahan agar bisa gue maafin haha maaf yak adik-adik yang unyu bukanya gue mau menggurui kalian tapi jika hanya karena hal ini kamu tiba-tiba melakukan hal itu agak sedikit aneh, apalagi kalo yang menjadi lebih sering berdoa kepada tuhan pada saat ini hanya untuk diberikan kemudahan agar lulus ujian, kesannya itu seperti anda hanya memohon dan berubah jika ada maunya saja, tapi maaf gue yakin nggak semua dari kalian yang seperti itu kok, no hurt feel ya :) 

 Hari pertama ujian nanti diawali sama pelajaran bahasa indonesia kan? jangan terlalu menganggap enteng pelajaran itu, karena seringkali banyak murid-murid yang terkecoh oleh soal-soal yang panjangnya sepanjang jalan kenangan ini -__- yaa solusinya jangan terburu-buru dalam mengerjakan dan tetap teliti. 

Hari kedua ada dua pelajaran, yang pertama sesuai jurusan masing-masing dan yang kedua adalah bahasa inggris, nah untuk bahasa inggris ini harus lebih hati-hati di listening sectionnya karena bicara si orang yang ada di radio kadang nggak nyantai belum lagi jika suasana lingkungan nggak kondusif nih harus lebih tenang dan fokus pokoknya. 

Hari ketiga ini nih yang gue juga dulu sempet ngerasain kenapa kok ada mata pelajaran ini sih, math! hitung menghitung hadeeh gue juga sama seperti kalian yang kadang nggak mudeng sama rumus-rumus pelajaran ini haha yaa berdoa aja semoga yang bochor bochor bisa membantu nantinya dan jangan sekali-sekali gunain trik "mana jawaban yang paling bersinar". hehehe

 naskah soal buat UN 2013 ini

pokoknya untuk tiga hari itu kalian harus mawas diri ya, serahin semuanya sama tuhan dan percaya bahwa nantinya  
SISWA SISWI SD/SMP/SMA/SEDERAJAT TAHUN 2013 AKAN LULUS UJIAN NASIONAL !!! :D semangat buat yunior-yunior unyu dan inget ini baru ujian awal, jika kalian mau melanjutkan ke jenjang kuliah masih ada hal yang sama seperti ini, ujian skripsi/tugas akhir !! dan gue nantinya akan merasakannya so jangan senang dulu jika nanti lulus ya, ini baru awalan dan kalian jangan langsung puas sama hal itu.

dan buat temen-temen yang nantinya belum ditakdirkan untuk dimudahkan jalannya dalam ujian nasional ini, kamu harus ingat bahwa lebih baik tidak lulus ujian nasional daripada tidak lulus dalam ujian kehidupan. *cheers

*amit-amit ya hahaha



Jangan lupa belajar ya dek, susul kita angkatan atasmu di dunia kampus sini :) byee wassalamualaikum..






Sumber Gambar
Sumber Gambar

Jumat, 12 April 2013

Ini ya yang namanya dunia Perkuliahan?



HI !!

Lama sekali tidak bawel di blog ini, sebulan lebih gue sibuk beradaptasi di lingkungan baru, sebenernya sudah beradaptasi dari awal masuk kuliah sih. Yep! lingkungan baru itu adalah kampus, tempat baru buat mencari ilmu, katanya... 

Di lingkungan baru ini gue alhamdulillah bisa mengenal anak-anak yang baik dan pintar seperti gue ini ^^ *krik*~.... Maksudnya itu gue emang pin.. emm, lupakan deh, yang pasti mereka itu baik dan memang pintar secara individu di bidang pelajaran maupun lainnya dan oleh sebab itu gue bisa semakin nyaman dan bisa melupakan sejenak soal yang namanya apa itu citra, cinat, cina, ciata, caita.... pokoknya you know lah yang bisa bikin hati kita galau disko.

Oh iya, maaf  buat yang suka baca tulisan gue ini tentang gaya bahasa gue yang terkadang formal dengan gunain EYD maupun dengan gaya bahasa seperti ini yang agak kurang bagus,  jadi terkesan rancu memang ya,  jadi bersabarlah hehe.

BTT, gue disana masuk ke kelompok anak-anak yang pintar, baik, polos, rajin. kelompok? yep! disana masih terlihat adanya "gank", so far ada 2-3 kelompok yang sudah solid satu dengan yang lain di kelas, tapi itu tidak menghalangi mereka untuk fleksibel ke anak-anak lain yang bukan kelompok mereka sepertinya. Di kelas pun terlihat dari posisi duduk mereka yang bergerombol menjadi satu baris atau lebih, memang sih supaya lebih nyaman, gue pun terkadang begitu tapi jika sedang tidak ingin duduk di barisan paling depan tepat di mukanya si ibu/bapak dosen pastilah gue pindah tempat duduk paling tidak posisi kedua di belakang barisan pertama atau mungkin duduk di baris paling belakang kelas.

Seperti yang gue bilang, beradaptas di lingkungan baru tidaklah cepat, gue mesti menyaring mana hal yang gue boleh terima dan mana yang harus gue tolak dan sejauh ini semua aman terkendali, terkecuali tugas sih -_- gak nyantai kalo udah berurusan dengan tugas yang berisi tentang rumus-rumus program. Entah kenapa sepertinya gue menyadari jika salah masuk jurusan, namun untuk apa disesali jika kita punya partner pintar di kelas yang bisa diajak belajar bersama atau diajak ngebantuin  tugas bersama juga hahaha *gue manfaatin eloo men!!

Adaptasi selain teman dan mata kuliah hmm apalagi ya... 

"Kalo emang lo salah masuk jurusan kenapa nggak pindah aja ke kampus gue sini", itu salah satu kalimat yang dilontarkan dari mulut temen gue yang dulunya sempet gue ceritain tentang aktifitas gue menjadi maba di kampus gue sekarang ini pada awal masuk, selain gue beradaptasi dengan hal yang disebutin di atas, gue juga mencoba beradaptasi tentang lingkungan organisasinya, disana ada sebuah organisasi juga, sama seperti di kampus-kampus lain dan awalnya sih gue memang tertarik untuk mengasah lebih jauh pengalaman di dalam sebuah organisasi namun ada suatu hal yang membuat gue mengurungkan niat itu, sesuatu yang tidak perlu diceritakan.


Sekian banyak kegiatan gue diatas sampai lupa nulis dimana gue kuliah sekarang ini haha, gue seorang mahasiswa D3 di sebuah universitas Akademi Bina Sarana Informatika tangerang dan sekarang sudah memasuki semester kedua. Perlukah gue bangga kuliah disana? jawabannya masih belum jelas, gue hanya harus mengikuti alur yang diberikan sama tuhan, mungkin setelah dari sini akan baik dan berguna atau malah sebaliknya, yaa itu adalah aturan tuhan dan Memang urusan takdir ada di individunya tetapi faktor lain/pendorong juga diperlukan, dan itu harus bisa diberikan dari tempat ini, it should be.

Di semester satu gue masih belum tau betul apa yang namanya "SKS", "IPK", "KHS" haha aneh ya, padahal di SMA gue dulu sudah menggunakan sistem diatas tetapi hanya untuk yunior-yunior angkatan baru yang unyu-unyu saja yang merasakan dan emang guenya aja yang rada acuh sama sistem itu toh bukan urusan gue fikirnya dulu tapi akhirnya sekarang malah jadi kebingungan ketika baru masuk dunia perkuliahan tapi itu dulu hehe, dan setau gue "SKS" itu dulu adalah singkatan sistem kebut semalam saja. :p

Well maybe it's enough to explain what i found and feel in this "new world" 4 now. See you in next post, Be right back fast~ :)







Bisa bedain mana yang 'kece' ? :p


Selasa, 12 Februari 2013

Cara agar ibadah sholat kita menjadi khusyuk

Artikel ini banyak berisi ilmu, semoga kalian yang membaca bertambah pengetahuannya dan semoga kita selalu dalam lindungan allah stw aamiin.


Ini repost dari SINI semoga bermanfaat.

apa yang harus kita lakukan....

1. Persiapkan diri untuk sholat. Itu dimulai dengan mendengarkan adzan dan mengikutinya, berdoa adzan, memperbaiki wudhu, berdoa setelah wudhu, melakukan siwak sebelum sholat, mempesiapkan baju sholat, tempat sholat dan menunggu waktu sholat. Bukan bergegas sholat ketika waktu hampir lewat.

2. Thoma’ninah: yaitu berhenti sejenak pada setiap rukun-rukun sholat. Dalam hadist diriwayatkan bahwa Rasulullah s.a.w. ketika sholat, beliau melakukan thma’ninah hingga semua anggota badan beliau kembali pada tempatnya. (H.R. Abu Dawud dll.) Dalam hadist lain Rasulullah s.a.w. bersabda:”Seburuk-buruk pencuri adalah pencuri sholat. Bagaimana itu wahai Rasulullah, tanya sahabat. “Mereka yang tidak menyempurnakan ruku’ dan sujudnya. (H.R. Ahmad dan Hakim: sahih). Seseorang tidak akan bisa khusyu’ tanpa thoma’ninah ini karena cepatnya pergerakan sholat telah menghilangkan kekhusyu’an dan konsentrasi hati

3. Ingat kematian saat sholat. Rasulullah s.a.w. pernah bersabda:”Ingatlah mati saat kamu sholat, sesungguhnya seseorang yang ingat mati saat sholat maka ia akan memperbaiki sholatnya, dan sholatlah seperti sholatnya orang yang mengira itu sholatnya yang terakhir” (Dailami: sahih). Rasul juga pernah berpesan kepada Abu Ayub r.a. “Sholatlah seperti sholatnya orang yang pamitan” (Ahmad: sahih).

4. Tadabbur (menghayati) ayat-ayat Quran yang dibaca saat sholat, begitu juga dzikir-dzikir dan bacaan sholat lainnya lainnya serta menyerapkannya dalam diri mushalli.
Dari Hudzaifah r.a. :"Aku sholat di belakang Rasulullah s.a.w., satu malam. Beliau membaca dengan bebas. Ketika melewati ayat di dalamnya ada tasbih, beliau bertasbih, ketika melewati ayat permintaan beliau meminta dan ketika melewati ayat minta perlindungan, beliau pun meminta perlindungan” (Muslim).

Tadabbur dan tafakkur terhadap ayat-ayat Allah merupakan pengantar kekhusyu’an. Begitu juga menangis saat mendengar atau membaca ayat-ayat Allah.
Atho’ pernah bertanya kepada Aisyah r.a.: ceritakan kepadaku apa yang paling kau kagumi dari Rasulullah, lalu Aisyah menangis. Suatu malam Rasulullah s.a.w. berdiri untuk sholat, beliau berkata: "Wahai Aisyah biarkan aku menyembah Tuhanku. Sesungguhnya aku senang bersamamu dan aku senang menyenangkanmu”. Lalu beliau pun bangun dan sholat, lalu beliau sholat sambil menangis sehingga lantai kamarku basah karena air mata beliau. Lalu berkumandanglah adzan Bilal untuk subuh, ketika Bilal melihat mata Rasulullah basah karena menangis, Bilal pun bertanya:”Wahai Rasulullah, untuk apa engkau menangis padahal Allah telah mengampunimu dosamu yang lalu dan yang akan datang? Rasul menjawab: Wahai Bilal aku lebih suka untuk menjadi hamba yang banyak bersyukur. Malam ini diturunkan kepadaku ayat yang ruglilah orang yang membacanya dan tidak menghayatinya, yaitu ayat Ali Imran 190-194. (Ibnu Hibban:sahih).

5. Membaca ayat satu-satu. Ini juga mengantarkan kepada khusyu’ karena mengantarkan kepada pamahaman dan penghayatan. Umi Salamah berkata bahwa Rasulullah membaca fatihah dalam sholat dengan basmalah, lalu berhenti lalu membaca hamdalah lalu berhenti lalu membaca arrohmaanirrohiiim dan seterusnya. (Abu Dawud: sahih).

6. Memperindah bacaan Quran dan tartil dapat mengantarkan kepada kekhusyu’an. Allah berfirman:
Hai orang yang berselimut [Muhammad], (1) bangunlah [untuk sembahyang] di malam hari [1] kecuali sedikit [daripadanya], (2) [yaitu] seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, (3) atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Qur’an itu dengan perlahan-lahan. (Muzammil 1-4)
Rasulullah s.a.w. berpesan:”Perindahlah al-Qur’an dengan suaramu yang merdu, karena suara yang indah akan memperindah al-Quran” (Hakim:sahih). Dalam hadist lain beliau bersabda:”Sesungguhnya seindah-indah suara orang membaca Quran, adalah kalau ia membaca maka orang-orang yang mendengarnya akan takut kapada Allah. (Ibnu Majah: sahih).

7. Beranggapan bahwa saat sholat ia sedang menghadap kepada Allah. Dalam sebuah hadist Rasulullah s.a.w. bersabda:”Sesungguhnya kalian apabila sholat maka sesungguhnya ia sedang bermunajat (bertemu) dengan Tuhannya, maka hendaknya ia mengerti bagaimana bermunajat dengan Tuhan". (Hakim: sahih).

8. Memperhatikan pembatas depan sholat. Sebaiknya ketika sholat menghadap pembatas depan, misalnya dinding atau pembatas yang polos. Tujuannya adalah agar pandangan mata kita tidak terganggu oleh obyek-obyek visual yang mengganggu konsentrasi kita. Rasulullah s.a.w. bersabda” Hendaklah kalian ketika sholat menaruh pembatas di depannya agar syetan
tidak memutuskan sholatnya”
(Abu Dawud: sahih). Sebaiknya pembatas tersebut berjarak tiga jengkal dari tempatnya berdiri dan sejengkal dari tempat sujudnya. (Fathul Bari).

9. Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di atas dada. Rasulullah s.a.w. bersabda: Kami para nabi diperintahkan agar dalam sholat meletakkan tangan kanan di atas atas tangan kiri (Thabrani:sahih). Imam Ahmad menjelaskan bahwa tujuannya adalah agar kita menundukkan diri di depan Allah dengan khusyu’. Ibnu Hajar mengatakan bahwa sikap seperti itu adalah sikap seorang yang meminta dengan merendahkan diri dan sikap seperti itu lebih mengantarkan kepada kekhusyu’an.

10. Mengarahkan pandangan mata pada tempat sujud. Dai Aisyah r.a. Rasulullah s.a.w. ketika sholat beliau menundukkan kepalanya dan pandangannya tertuju ke tempat sujud. (Hakim:sahih). Begitu juga ketika beliau memasuki Ka’bah beliau tidak memalingkan pandangannya dari tempat sujudnya hingga keluar dari Ka’bah”. (Hakim: sahih).

11. Sebagian ulama melihat bahwa meragamkan bacaan sholat dapat mengantarkan kepada kekhusyu’an karena menciptakan suasana baru dalam melaksanakan sholat. Misalnya redaksi bacaan doa iftitah, ruku’, sujud, I’tidal, duduk antara dua sujud dan tashahhud ada beberapa riwayat sahih yang berbeda-beda. Membacanya dengan redaksi yang berbeda-beda dapat mempersegar suasana sholat dan mengantarkan kepada kekhusyu’an. Begitu juga bacaan-bacaan surat setelah fatihah dapat dilakukan dengan variasi ayat yang berbeda-beda.

12. Disunnahkan membaca ta’awwudz
ketika merasakan ada gangguan konsentrasi dalam sholat. Konon ketika seorang hamba hendak melaksanakan sholat, syetan menurunkan pasukannya yang disebut Khanzab untuk mengganggu orang sholat. Abi ‘Ash r.a. berkata kepada Rasulullah, Wahai Rasulullah syetan telah mengganggu sholatnya dan membolak balikkan bacaannya, Rasulullah bersabda: "Itu syetan bernama Khanzab kalau kamu merasakannya maka bacalah ta’wudz lalu tiuplah ke kiri tiga kali”. Iapun melakukannya dan syetan tidak lagi mengganggunya. (Muslim).
Rasulullah juga mengingatkan: Kalau kalian sholat maka datanglah syetan mengganggu kalian, sehingga kalian lupa hitungan rakaatnya. Kalau kalian merasakannya maka sujudlah dua kali ketika ia duduk (Bukhari).

13. Bacalah cerita orang solih terdahulu bagaimana mereka berkhusyu’ dalam sholatnya. Ali r.a. ketika hendak sholat maka mukanya berubah, lalu ia ditanyai tentang itu, beliau menjawab: datang waktu ketika amanah ditawarkan kepada langit, bumi dan gunung-gunung tapi mereka menolak tapi aku kini membawanya. Konon mereka ketita sholat memerah wajahnya karena takut akan menghadap Allah. Salah seorang sahabat diceritakan terkena panah saat berperang, lalu ia minta agar dicabut saat ia sholat karena saat itu ia lupa semuanya dan hanya ingat Allah.

14. Berdoa dalam sholat, khususnya saat sujud. Rasulullah s.a.w. bersabda:”Kondisi paling antara hamba dan Tuhannya adalah saat sujud, maka perbanyaklah doa” (Muslim).
Dzikir setelah sholat. Setelah melaksanakan sholatnya hendaknya seorang hamba melakukan dzikir selesai sholat untuk memperkuat dan menyempurnakan sholatnya. Tentu saja tidak hanya dzikir dalam lisan tapi juga diresapi makna dan kandungannya.

15. Membersihkan tempat sholat dari hal-hal yang mengganggu konsentrasi seperti gambar-gambar dan ornamen yang menarik perhatian orang sholat. Aisyah r.a. pernah mempunyai kelambu di rumahnya berwarna-warni, lalu Rasulullah memintanya agar menyingkirkan itu karena itu mengganggu sholat beliau. (Bukhari).

16. Memakai pakaian yang polos dan tidak banyak warna. Karena itu akan menarik pandangan mushalli dan mengganggu konsentrasinya dalam sholat. Rasulullah pernah sholat dan terganggu dengan kelambu Aisyah yang berwarna-warni lalu beliau meminta untuk menyingkirkannya. (Bukhari dll.).

17. Hindari solat di waktu makan. Rasulullah s.a.w. bersabda”Tidak baik sholat di hadapan makanan” (Muslim). Riwayat lain mengatakan “Ketika maka malam sudah siap dan datang waktu sholat, maka dahulukan makan malam” (Bukhari).

18. Hindari menahan buang air besar, kecil dan angin. Rasulullah s.a.w. melarang sholat sambil menahan kencing (Ibnu Majah:sahih). Riwayat lain mengatakan bahwa Rasululllah s.a.w. bersabda kalau kalian akan sholat dan ingin ke wc maka pergilah ke wc dulu (Abu Dawud:sahih).

19. Hindari sholat dalam keadaan ngantuk berat. Rasulullah s.a.w. bersabda “Kalau kalian sholat dan ngantuk maka tidurlah hingga ia mengerti apa yang dikatakan” (Bukhari). Riwayat lain dengan tambahan: ditakutkan ketika kalian ngantuk dan melakukan sholat maka ia tidak sadar maunya meminta ampunan Allah tapi malah mengumpat dirinya. (Bukhari)

20. Hindari sholat di tempat yang kurang rata atau kuarng bersih karena itu akan menganggu konsentrasi saat sujud. Rasulullah s.a.w. bersabda “Janganlah kau membersihkan tempat sujudmu (dari kerikil) saat sholat, kalau terpaksa melakukannya maka itu cukup sekali" (Abu Dawud:sahih).

21. Jangan membaca terlalu keras sehingga mengganggu orang sholat di samping kita. Rasulullah s.a.w. bersabda “Ingatlah bahwa kalian semua menghadap Allah, janganlah saling mengganggu, jangan membaca lebih keras dari saudaranya dalam sholat” (Abu Dawud: sahih).

22. Jangan tengak-tengok saat sholat. Rasulullah s.a.w. mengingatkan bahwa tengak-tengok dalam sholat adalah gangguan syetan. (Bukhari). Dalam hadist lain dikatakan “Allah senantiasa melihat hambanya saat sholat selama ia tidak menengok, kalau menengok maka Allah meninggalkannya” (Abu Dawud: sahih).

23. Jangan melihat ke arah atas. Rasulullah s.a.w. pernah bersabda “Ada orang-orang sholat sambil menghadap ke atas, mudah-mudahan matanya tidak kembali” (Ahmad:sahih).

24. Menahan mulut ketika ingin menguap. Sabda Rasulullah s.a.w: "Ketika kalian menguap saat sholat, maka tahanlah sekuatnya karena syetan akan masuk ke mulut kalian” (Muslim)

25. Jangan sholat seperti tingkah laku binatang. Dalam sebuah hadist Rasulullah s.a.w. melarang sholat seperti patukan gagak, duduknya harimau dan menjalankan ibadah di tempat yang satu seperti onta (Ahmad: sahih).


*akhir-akhir ini gue sering melakukan poin yang ke 12 itu, mengganggu sekali makhluk yang bernama khanzab itu --"






Jumat, 04 Januari 2013

Mungkinkah roh bisa mati hanya dengan Teriakan?

Assalammualaikum! halo :)
rada aneh sama judul yang panjang ini gak? apa kalian percaya kalau sebuah tubuh/makhluk hidup yang memiliki roh bisa dibuat mati hanya dengan "Teriakan" saja? 

Kebetulan ketika saya sedang browsing dan membaca artikel-artikel yang ada di om gugel, saya menemukan sebuah artikel yang membuat perhatian saya tertuju kesana, sebuah tulisan yang berisi tentang sebuah suku, mereka tinggal di kepulauan ini ..

 Tebak, pulau apa?


Well, ini adalah Kepulauan Solomon yang terletak di timur Papua New Guinea. Kepulauan Solomon telah didiami oleh orang-orang Melanesia sejak sekitar 30,000 tahun dahulu dan menjadi sebuah negeri naungan UK sejak 1890-an. Kepulauan Solomon diberi hak kedaulatannya sendiri pada tahun 1976. Negara ini masih menjadi anggota Kerajaan Komanwel.

Penduduk primitif yang tinggal di sana punya sebuah kebiasaan yang menarik yakni meneriaki pohon. Untuk apa? Kebisaan ini ternyata mereka lakukan apabila terdapat pohon dengan akar-akar yang sangat kuat dan sulit untuk dipotong dengan kapak.
 
itu yang mereka lakukan, dengan tujuannya supaya pohon itu mati, mungkin memang sedikit tidak bisa di percaya ya, tapi ada fakta yang memperkuatnya. How ?

Caranya yaitu , beberapa penduduk yang lebih kuat dan berani akan memanjat hingga ke atas sebuah calon pohon. Lalu, ketika sampai di atas pohon itu bersama dengan penduduk yang ada di bawah pohon, mereka akan berteriak sekuat-kuatnya ke pohon tersebut. Mereka lakukan teriakan hingga berjam-jam, selama kurang lebih empat puluh hari. Dan, apa yang terjadi sungguh menakjubkan, Pohon yang diteriaki itu perlahan-lahan daunnya mulai mengering. Setelah itu dahan-dahannya juga mulai rontok dan perlahan-lahan pohon itu akan mati dan mudah untuk ditumbangkan.

Kalau diperhatikan apa yang dilakukan oleh penduduk primitif ini sungguhlah aneh. Namun kita bisa belajar satu hal dari mereka, Mereka telah membuktikan bahwa teriakan-teriakan yang dilakukan terhadap mahkluk hidup seperti pohon akan menyebabkan benda tersebut 'kehilangan' rohnya. Akibatnya, dalam waktu singkat, makhluk hidup itu akan mati.

Nah, sekarang, Yang jelas dan perlu diingat bahwa setiap kali kamu berteriak kepada mahkluk hidup tertentu maka berarti Anda sedang mematikan sedikit rohnya.

Setiap kali Anda berteriak pada seseorang karena merasa jengkel, marah, terhina, terluka ingatlah dengan apa yang diajarkan oleh penduduk kepulauan Solomon ini. Mereka mengajari kita bahwa setiap kali kita mulai berteriak, kita mulai mematikan roh pada orang yang kita cintai. Kita juga mematikan roh yang mempertautkan hubungan kita. Teriakan-teriakan, yang kita keluarkan karena emosi-emosi kita perlahan -lahan, pada akhirnya akan membunuh roh yang telah melekatkan hubungan kalian.

Dalam kehidupan sehari-hari. Teriakan, hanya di berikan ketika kita bicara dengan orang yang jauh jaraknya, right?

Pada kenyataannya, meskipun secara fisik dekat tapi sebenarnya hati begitu jauh. Itulah sebabnya mereka harus saling berteriak! Selain itu, dengan berteriak, tanpa sadar mereka pun mulai berusaha melukai serta mematikan roh orang yang dimarahi karena perasaan-perasaan dendam, benci atau kemarahan yang dimiliki. Kita berteriak karena kita ingin melukai, kita ingin membalas.

Jadi mulai sekarang Jika tetap ingin roh pada orang yang kalian sayangi tetap tumbuh, berkembang dan tidak mati, janganlah menggunakan teriakan-teriakan ke diri mereka. 

Dengan berteriak kepada orang lain ada 2 kemungkinan alasan yang kamu akan terima. kamu akan dijauhi atau kamu akan mendapatkan teriakan balik, sebagai balasannya haha.